Ketika Microsoft meluncurkan model Surface Book pertama, mereka mengejutkan pengguna dengan memperkenalkan produk perangkat keras. Sebelumnya, Microsoft lebih dikenal karena merilis perangkat lunak Windows; namun, keputusan untuk merilis produk tablet/laptop hibrida disambut baik oleh banyak pengguna. Di antara produk-produk tersebut, Microsoft Surface Book 2016 adalah salah satu produk yang mendapat peringkat tinggi dan tetap menjadi pilihan yang layak dibeli hingga saat ini.

Desain yang inovatif, khas, dan serbaguna.
Dibandingkan dengan laptop tradisional, Surface Book 2016 menonjol dengan desain dan fungsionalitasnya yang khas. Engselnya memungkinkan pelepasan yang mudah, mengubahnya dari laptop biasa menjadi tablet sejati. Tidak seperti laptop lipat 360 derajat, melepas keyboard membuat perangkat lebih ringan saat digunakan sebagai tablet. Ini adalah salah satu alasan mengapa Surface Book sangat diterima dengan baik oleh pengguna.

Secara keseluruhan, Surface Book 2016 dirancang oleh Microsoft dengan rangka paduan magnesium yang kokoh, kemudian dilapisi dengan lapisan perak yang mencolok. Perusahaan ini menggunakan desain datar untuk Surface Book 2016, dengan komponen mulai dari baki keyboard dan layar hingga bezel yang terintegrasi dan tersinkronisasi dengan sempurna.
Layar berkualitas tinggi, cocok untuk kebutuhan hiburan.
Saat keyboard dilepas, Surface Book 2016 memiliki layar 13,5 inci dengan resolusi 3.000 x 2.000 piksel. Sementara sebagian besar laptop di pasaran masih menggunakan rasio aspek 16:9, Surface Book 2016 memiliki rasio 3:2. Rasio aspek yang hampir persegi ini memberikan lebih banyak ruang tampilan vertikal, memungkinkan pengguna untuk bekerja lebih efisien dan mengoptimalkan ruang kerja mereka.

Dengan resolusi hingga 3.000 x 2.000 piksel, layar ini menghadirkan kualitas tampilan yang sangat tajam bahkan saat digunakan untuk pekerjaan atau hiburan sehari-hari. Selain itu, panel ini tetap memberikan tampilan yang sangat cerah dan hidup, sangat cocok untuk kebutuhan laptop/tablet hybrid dengan beragam persyaratan penggunaan.
Selain itu, perangkat ini dilengkapi dengan kamera depan 5MP dengan kemampuan pengenalan wajah dan kamera belakang 8MP, yang mendukung pengenalan wajah, autofokus, dan perekaman video Full HD 1080p. Ini adalah fitur yang penting dan sangat berguna jika pengguna perlu melakukan panggilan FaceTime atau mengambil gambar saat berolahraga.

Konfigurasi dan kinerja
Saat diluncurkan, Microsoft menawarkan cukup banyak pilihan konfigurasi. Dengan harga ¥54.000, pengguna akan mendapatkan versi dengan prosesor Intel Core i5-6300U, RAM 8GB, dan SSD 128GB. Pada kenyataannya, Intel Core i5-6300U bukanlah CPU yang sangat bertenaga; sebaliknya, prosesor ini berfokus pada optimasi daya, sehingga menghasilkan masa pakai baterai yang lebih baik.
Namun, hal ini tetap memastikan kelancaran operasional harian untuk kebutuhan dasar seperti menggunakan aplikasi Microsoft Office dasar atau tugas-tugas di Google Chrome.

Daya tahan baterai
Sebagai laptop/tablet hybrid, daya tahan baterai merupakan faktor yang sangat penting untuk Surface Book 2016. Untuk tugas-tugas dasar, kecuali bermain game, perangkat ini akan bertahan selama 6-7 jam penggunaan terus menerus sebelum perlu diisi ulang. Ini sudah merupakan daya tahan baterai yang baik untuk model laptop yang dirilis 6 tahun lalu. Pengguna hanya perlu mengisi daya sekali sehari jika mereka membawa perangkat dengan baterai yang terisi penuh di pagi hari.
Untuk mengimbangi masa pakai baterai yang lebih singkat, Microsoft melengkapi Surface Book 2016 dengan teknologi pengisian daya cepat, yang mampu mengisi daya baterai dari 0-100% dalam waktu sekitar 2 jam.

Menyimpulkan
Microsoft Surface Book 2016 adalah perangkat serbaguna yang dirancang untuk memenuhi berbagai kebutuhan. Perangkat ini dapat berfungsi sebagai laptop biasa dan berubah menjadi tablet multifungsi. Pengguna kemudian dapat memanfaatkan layar berkualitas tinggi perangkat ini untuk belajar dan hiburan di rumah.













